Berwisata ke Desa Adat Penglipuran, Bangli, Bali

Berwisata ke Desa Adat Penglipuran, Bangli, Bali - Desa Adat Penglipuran adalah sebuah desa yang ada di kelurahan Kubu, kecamatan Bangli, Bali. Desa Penglipuran memiliki banyak sebutan, bisa disebut desa adat, desa tradisional dan ada punya menyebutnya sebagai desa wisata. Untuk informasi ya, Desa Penglipuran ini masuk dalam tiga terbersih dunia lho.

Desa Penglipuran ini berada di ketinggian 600 meter hingga 700 meter diatas permukaan laut. Desa Penglipuran memiliki suasana yang asri, bersih, aman, nyaman, tidak ada sampah, pekarangan rumah ditanami bunga, hawanya sejuk, tidak ada kendaraan bermotor yang lalu lalang di tengah desa dan jauh dari kebisingan kota di Bali.

Di Desa Penglipuran banyak anjing liar, untuk antisipasi harap berhati-hati aja agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Anjing disini memang banyak dan biasanya suka mengikuti pengunjung yang datang ke Desa Penglipuran.

Jika kamu memasuki Desa Penglipuran mirip sekali seperti punden berundak-undak, seperti tangga gitu. Nantinya yang tertinggi berdiri sebuah pura untuk beribadah masyarakat Desa Penglipuran.

Pengunjung diperbolehkan untuk mendekat ke pura tersebut, namun jangan melakukan hal-hal aneh ya, karena hawa mistis terasa kental dikampung ini. Kita boleh mendekati pura tapi tidak boleh masuk kedalam pura. Pura yang ada di Desa Panglipuran namanya Pura Penataran.

Desa Penglipuran ini memiliki keunikan tersendiri yaitu, memiliki rumah yang mirip antara yang satu dengan yang lain, pengunjung boleh memasuki pekarangan rumah warga namun harus santun ya, warganya ramah, memiliki aturan tidak boleh berpoligami, kalau nekat berpoligami maka akan diasingkan ke tempat yang memiliki nama karang memadu, tidak boleh melanggar aturan adat, kalau melanggar akan dikenakan sanksi adat dan banyak lagi keunikan lainnya.

Pengunjung yang datang ke Desa Penglipuran memang tidak terlalu ramai, sehingga mudah sekali untuk menemukan spot foto. Paling bagus mengambil gambar pada siang hari karena pencahayaannya lebih bagus, kalau sore hari juga bisa tapi cahaya matahari yang masuk kekampung tidak maksimal. Desa ini seperti ada di lereng gunung.

Pilih momen yang tepat agar kunjungan kamu ke Desa Penglipuran semakin berkesan.

Tiket masuk masuk ke Desa Penglipuran tidak terlalu mahal cukup terjangkau. Area parkirnya tidak terlalu luas sehingga harus pandai-pandai memarkirkan kendaraan, apalagi kalau menggunakan bus pariwisata.

Lokasi Desa Panglipuran ini bisa ditempuh dari kota Denpasar sekitar 90 menit perjalanan. Selama diperjalanan kamu kamu akan melewati jalanan yang tidak terlalu ramai. Ada baiknya menyewa mobil berserta dengan supirnya, karena Desa Penglipuran tidak dilalui oleh kendaraan angkutan umum.

Kamu juga bisa membeli oleh-oleh di Desa Penglipuran. Oleh-oleh bisa dibeli dirumah warga yang ada di Desa Penglipuran.