Berwisata ke Kintamani, Bangli, Bali

Berwisata ke Kintamani, Bangli, Bali - Kintamani merupakan kawasan yang terletak didataran tinggi Bali. Kawasan Kintamani ini memiliki suasana yang mirip dengan Badugul, sama-sama ada didataran tinggi dan memiliki suhu udara yang cukup sejuk. Kintamani adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bangli, Bali. Kawasan Kintamani terkenal karena memiliki pemandangan yang cantik dan menawan.

Ketika berkunjung ke Kintamani objek wisata andalan yang bisa kamu nikmati adalah pemandangan Gunung Batur, kaldera sisa letusan merapi, kuliner Kintamani dan pesona alam Danau Batur. Di Kintamani tempat paling pas untuk memikmati pamandangan adalah di Desa Penelokan. Lokasinya tak jauh dari kaldera Gunung Batur.

Dari Desa Panelokan maka kamu bisa melihat dengan jelas indahnya pemandangan Gunung Batur dan Danau Batur. Jika ingin berwisata ke Gunung Batur, waktu yang paling pas adalah pada waktu siang hari, karena waktu ini pemandangannya cukup cerah. Kita juga bisa sambil makan-makan sambil menikmati pemandangan. Waktu siang dipilih karena bebas dari kabut.

Jika kamu berkunjung ke Kintamani pada malam hari maka kamu harus beradaptasi karena udaranya cukup dingin. Dengan cuaca dingin seperti ini, kawasan ini cocok untuk bulan madu bagi pasangan yang baru menikah :D Selain itu kalau kamu kedinginan kamu bisa membawa jaket tebal untuk menghangatkan tubuh.

Untuk kamu yang suka memancing ikan maka Danau Batur bisa jadi salah satu pilihan karena disini berbagai macam ikan bisa ditemukan di Danau Batur.

Berkunjung ke Kintamani kamu sebaiknya membawa kamera untuk merekam semua momen kamu di Kintamani. Kintamani cocok untuk kamu yang menyukai fotografi dan juga videografi. Kintamani juga cocok untuk kamu yang ingin mengambil foto prewedding.

Dikarenakan objek wisata ini berada di ketinggian lereng pegunungan suhu udara daerah Kintamani bisa sangat dingin pada malam hari. Kawasan ini pada musim-musim tertentu di penuhi kabut dan jarak pandang sangat pendek.

Tak jauh dari Danau terdapat sebuah desa tua yang memiliki ritual pemakaman yang berbeda dengan pemakaman di Bali pada umumnya. Di desa ini mayat akan diletakan dibawah pohon menyan, sampai mayat tinggal tulang belulang. Anehnya meskipun demikian tubuh mayat yang diletakkan dibawah pohon tidak mengeluarkan bau busuk. Katanya bau busuk diserap oleh pohon tersebut.

Ritual pemakaman unik ini ada di Desa Truyan. Desa Truyan merupakan desa yang masih memegang kuat adat istiadatnya. Desa Truyan merupakan desa yang cukup tua di Bali, masyarakat disebut juga dengan Bali Aga karena memegang teguh adat istiadatnya.

Informasi dari Wikipedia disebutkan bahwa objek wisata Kintamani tersedia tempat parkir, rumah makan, restoran, penginapan, hotel, villa, toilet, serta warung-warung minuman dan makanan kecil. Fasilitas angkutan umum dan angkutan penyeberangan untuk melewati danau juga tersedia disini.

Untuk informasi tambahan obyek wisata Kintamani ramai dikunjungi oleh wisatawan mancanegara dan nusantara. Kunjungan paling banyak yaitu pada bulan Agustus, Desember, Tahun Baru, hari Raya Galungan, Idul Fitri dan Hari Raya Natal.